duhai sayangku...
mengapa dirimu menyepi seribu bahasa,
membiar diriku lara dalam ombak rindu,
adakah dikau sedang menduga hatiku?
tidak cukupkah cinta yang ku taburkan?
masihkah dirimu ragu-ragu dengan ku?
setelah bulan dan bintang menjadi saksi
kasih sayang yang bertaut di tepian pantai,
deruan bayu menjadi pendendang syair cinta,
gelora jiwaku merintih rindui mu,
masih kah kau ingat cinta bahagi...
yang menjadi lambang tautan kasih kita,
masih terngiang jelas di cuping telinga ku,
janji yang kau pahat utuh di hati,
kini janjimu menjadi peneman setia mengulit lenaku,
menjadi telaga kasih hilangkan kegersangan hati,
dikau mendidiku menjadi wanita yang tabah,
seteguh karang di lautan,
kata semangatmu menjadi azimat,
untuk tempuhi setiap liku hidup di lambung badai tidak bertepi,
duhai sayangku....
bukan niatku untuk mencuri masamu,
untuk mendengar rintihan hatiku,
tapi cukup sekadar kau tahu hanya dirimu,
yang bertakhta di dalam hatiku..............
No comments:
Post a Comment